Selasa, 07 Mei 2013

KOMPETENSI INTI DAN DASAR SMP AGAMA KRISTEN KURIKULUM 2013



KOMPETENSI INTI DAN DASAR AGAMA KRISTEN SMP
KURIKULUM 2013
Struktur Kurikulum SMP/MTs adalah sebagai berikut:


MATA PELAJARAN
ALOKASI WAKTU BELAJAR PER MINGGU
VII
VIII
IX
Kelompok A



1.
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
3
3
3
2.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3
3
3
3.
Bahasa Indonesia
6
6
6
4.
Matematika
5
5
5
5.
Ilmu Pengetahuan Alam
5
5
5
6.
Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
7.
Bahasa Inggris
4
4
4
Kelompok B



1.
Seni Budaya (termasuk muatan lokal)*
3
3
3
2.
Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan(termasuk muatan lokal)
3
3
3
3.
Prakarya(termasuk muatan lokal)
2
2
2
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu
38
38
38

Keterangan:
*Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah

Ekstra Kurikuler SMP/MTs antara lain:
-          Pramuka (Wajib)
-          OSIS
-          UKS
-          PMR
Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor. Seni Budaya dan Prakarya menjadi dua mata pelajaran yang terpisah. Untuk seni budaya didalamnya terdapat pilihan yang disesuaikan dengan minat siswa dan kesiapan satuan pendidik dalam melaksanakannya.
IPA dan IPS dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan alam.Disamping itu, tujuan pendidikan IPS menekankan pada pengetahuan tentang bangsanya, semangat kebangsaan, patriotisme, serta aktivitas masyarakat di bidang ekonomi dalam ruang atau space wilayah NKRI. IPA juga ditujukan untuk pengenalan lingkungan biologi dan alam sekitarnya, serta pengenalan berbagai keunggulan wilayah nusantara.


BEBAN BELAJAR
Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX.  Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit.
Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan pengamatan, menanya, asosiasi, dan komunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa. Selain itu bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)


KELAS VII
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.   Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
1.1        Menerima hanya Allah yang dapat mengampuni dan menyelamatkan manusia melalui karya penyelamatan Yesus Kristus
2.   Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
2.1        Mengembangkan sikap kepedulian dan solidaritas
2.2        Menerapkan sikap rendah hati menurut teladan Yesus
2.3        Membangun kebiasaan hidup disiplin sebagai wujud ketaatan kepada Firman Tuhan
3.   Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
3.1        Mengakui bahwa pemeliharaan Allah terhadap manusia dan alam lebih kuat daripada kecenderungan manusia untuk merusaknya

4.   Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
4.1        Mengekspresikan nilai-nilai Kristiani melalui komik, cerita bergambar, puisi, atau karya seni lainnya
4.2        Menceritakan kepada orang lain tentang pengalaman ditolong (story telling)


KELAS VIII
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.   Menghargai dan menghayati  ajaran agama yang dianutnya
1.1        Menerima dan menanggapi makna hidup beriman dan berpengharapan
1.2        Menerima peran Roh Kudus dalam proses hidup beriman
2.   Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
2.1        Menunjukkan sikap setia kepada Tuhan dan sesama sebagai wujud hidup bersyukur
2.2        Menunjukkan sikap rela berkorban seperti yang diajarkan Tuhan Yesus
3.   Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
3.1        Memahami dan mampu menjelaskan makna hidup bersyukur sebagai orang yang beriman

4.   Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
4.1        Menerapkan sikap hidup beriman dan berpengharapan melalui ibadah, doa, dan membaca Alkitab




KELAS: IX
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.   Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
1.1        Menerima karya Allah dalam pertumbuhan gereja dan berbagai pergumulannya
2.   Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
2.1        Memahami dan menunjukkan sikap toleransi antarumat beragama sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus

3.   Memahami  dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
3.1        Menjelaskan berbagai bentuk pelayanan gereja di tengah masyarakat pada masa kini
3.2        Menjelaskan bentuk sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri, gereja, dan masyarakat
4.   Mengolah,  menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
4.1        Mewujudkan sikap-sikap tanggung jawab terhadap diri sendiri, gereja, dan masyarakat
4.2        Menerapkan perannya sebagai anggota gereja dan masyarakat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar