Jumat, 09 November 2012

Makalah Hubungan Perjanjian Lama dengan Pendidikan Agama Kristen



Hubungan Perjanjian Lama Dengan Pendidikan Agama Kristen ( Nanang DJ )
BAB  I  PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Menjadi sebuah hal yang menarik adalah ketika muncul sebuah pertanyaan , seberapa pentingkah Perjanjian Lama dalam ruang lingkup Pendidikan Agama Kristen ( PAK ) ?  Mungkin akan muncul berbagai macam pendapat; ada yang mengatakan penting, ada juga yang menganggap sudah berlalu karena sudah digenapi di dalam Perjanjian Baru ( PB ).
Jika kita pelajari dengan baik, Yesus Kristus menggunakan PL dalam mengajar di pelayananNya ( Matius 5: 21-22 22: 39 ) Para murid Yesus juga menggunakan PL dalam pemberitaan Injil atau dalam pelayanannya. Hal itu menjadikan PL menjadi hal yang sangat penting dalam membangun dan membentuk konsep  dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen ( PAK ). Pemahaman tersebut tentunya dilandasi bahwa PAK lahir setelah Perjanjian Lama.
Berdasarkan hal tersebut dapat kita katakan bahwa PL memiliki peranan penting bagi pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada masa dulu ( pada masa kehidupan bangsa Israel ), pada masa Perjanjian Baru, maupun pada masa kini.


B.       Tujuan Penulisan
Tujuan  dari  penulisan  makalah  ini  adalah  sebagai berikut :
1.         Dapat mengetahui sejauh mana hubungan Perjanjian Lama ( PL ) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen ( PAK ) di Sekolah?
2.         Mengetahui apa saja manfaat  Perjanjian Lama bagi Pendidikan Agama Kristen di Sekolah pada masa kini ?

















BAB II
PEMBAHASAN

A.           Sejarah PL Ditinjau Dari Bangsa, Agama Dan Budaya Yahudi
Bangsa Yahudi yang penuh misteri, kecil tapi kuat, sedikit tapi menyebar ke seluruh dunia, menyebar tapi kemurniannya terjaga, kadang tidak bertanah air dan kadang tak punya raja, tapi selalu menonjol dan memberi pengaruh yang kuat kepada dunia. Dianiaya, tapi bertahan bahkan berkelimpahan. Bangsa yang memiliki identitas yang kuat.
Agama Yahudi penganut agama Yudaisme yang mementingkan ketaatan kepada hukum Agama agar dijalankan dengan penuh ketekunan. Kemurnian pengajarannya dijaga dari generasi ke generasi berikutnya untuk memberi dasar yang teguh bagi setiap tingkah laku dan tindakan. Hukum agama sering diaplikasikan secara harafiah.
Budaya Yahudi yang paling mengesankan dalam budaya Yahudi adalah perhatiannya pada pendidikan. Pendidikan menjadi bagian yang paling utama dan terpenting dalam budaya Yahudi. Semua bidang budaya diarahkan untuk menjadi tempat dimana mereka mendidik generasi muda, yang kelak akan memberi pengaruh yang besar. Obyek utama dalam pendidikan mereka adalah mempelajari Hukum Taurat. 1
________________________
1  http:/www.sabda.org/pepak/pustaka/050836/. Diposkan oleh Bobbby Kurniawan Putra di 9/23/2009 09:50:00


B.       Prinsip Pendidikan  Dalam Perjanjian Lama ( PL )
Prinsip-prinsip pendidikan yang dipegang oleh Bangsa Yahudi antara lain :
1.      Seluruh kebenaran adalah kebenaran Allah
Kejadian 1: 1 “ Segala sesuatu telah dijadikan oleh Alah dengan tujuan supaya manusia mengenal Allah dan berhubungan denganNya.Cara Allah menyatakan dirinya adalah dengan Wahyu Umum ; suapaya orang menyadari dan mengakui keberadaan Allah melalui alam, sejarah dan hati nurani manusia. Wahyu Khusus ; supaya manusia menerima keselamatan dari Allah. Allah berinkarnasi menjadi manusia di dalam diri Yesus Kristus.
2.      Menurut konsep yahudi, tidak ada perbedaan nilai antara duniawi dengan rohani; semuanya ada di dalam wilayah Tuhan. Itu sebabnya orang Yahudi percaya bahwa “ seluruh hidup adalah suci “ .
3.      Pendidikan berpusatkan pada Allah.
Fokus utama dalam pendidikan Yahudi adalah : Yehova ( Habakuk 2:1-2).Bagi anak Yahudi tidak ada buku lain yang memiliki keharusan untuk dipelajari selain Alkitab (  Taurat) untuk menjadi pegangan dan pelajran tentang Allah dan karyaNya.
4.      Pendidikan adalah kegiatan utama untuk diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kitab Talmud ( Talmud merupakan kitab suci kelompok Zionis-Yahudi di seluruh dunia) dikatakan kalau ingin menghancurkan bangsa Yahudi ,kita harus membinasakan  guru-gurunya. Bangsa Yahudi adalah bangsa pertama yang memiliki system pendidikan Nasional ( Ulangan 6 : 4 – 9 ). Pendidikan mereka tidak hanya secara teori, tetapi menjadi kegiatan sehari-hari dalam cara hidup dan keagamaannya. Contoh : kitab Imamat yang mengajarkn semua tata cara hidup dan beragama.2

C.           Tempat pendidikan Anak Bangsa Yahudi
Pendidikan anak Yahudi bermula dirumah. Berpangkal dari peranan seorang ibu Yahudi. Tugas kewajiban ibu adalah menjaga kelangsungan hidup rumah tangga yang juga terkait erat dengan tugas rohani mendidik anak-anaknya, khususnya ketika masih balita. Jauh-jauh hari sebelum anak-anak berhubungan dengan dunia luar, anak terlebih dahulu mendapat pendidikan dari ibunya sehingga sesudah menginjak usia remaja atau pemuda ia sudah mempunyai dasar yang benar. Contohnya cerita-cerita sejarah bangsa dan peringatan-peringatan hari-hari besar Yahudi.



________________________
2  Yuliana Oeniyati,SilabusPAK anak, http:/www.sabda.org/pepak/pustaka
    /050836/. Diposkan oleh Bobbby Kurniawan Putra di 9/23/2009 09:50:00



D.           Prinsip Pendidikan Menurut Ulangan 6 : 4 -9
Ulangan 6 : 4-9 menjadi Pusat Pengajaran Pendidikan Agama Kristen.
1.      Ayat 4 : “Dengarlah, hai Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa!” Ayat ini disebut “Shema” pengakuan iman orang Yahudi (agama Yudaisme) yang artinya “dengarlah”. Ayat 4 ini  sebagai hukum yang pertama “ prinsip iman dan ketaatan “
2.      Ayat 5: “Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu” Kasih harus menjadi motif setiap hubungan manusia dengan Tuhan. Kasih disebutkan pertama karena disanalah terletak pikiran, emosi, dan kehendak manusia. Mengasihi Tuhan artinya “ memilih Dia untuk suatu hubungan intim dan dengan senang hati mentaati perintahNya.
3.      Ayat 6 : “Apa yang Kuperintahkan kepadamu hari ini haruslah engkau perhatikan” Perintah Tuhan bukanlah untuk didengar dan ditelinga saja,tetapi juga dengan hati yang taat. Sebelum bertindak pikirkanlah lebih dahulu perintah Tuhan, maka kamu akan hidup.
4.      Ayat 7 : Haruslah engkau mengajarkan berulang-ulang kepada anakmu, membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau bangun”. Ayat 7 ini dipakai sebagai PONDASI KURIKULUM Pendidikan Agama Kristen.3
________________________
3  Yuliana Oeniyati,SilabusPAK anak, http:/www.sabda.org/pepak/pustaka
  /050836/. Diposkan oleh Bobbby Kurniawan Putra di 9/23/2009 09:50:00


5.      Ayat 8 dan 9 : “Haruslah juga engkau mengikatnya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambing dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.  
E.       Metode Penyampaian Pendidikan Agama dalam Perjanjian Lama
Metode pengajaran yang digunakan dalam penyampaian Agama dalam Perjanjian Lama, antara lain :
1.      Metode menghafal ( Ulangan 6 :4-9 , Amsal 22:6, Mazmur 119 :11,105)
2.      Metode bercerita (Yosua 4:6-7 ,bandingkan Keluaran 12:24-27) 4

F.     Metode Penyampaian Pendidikan Agama dalam Perjanjian Baru
1.      Memenangkan perhatian
2.      Menggunakan Pertanyaan
3.      Menggunakan iliustrasi
4.      Menggunakan ceramah
5.      Menggunakan Model
Metode tersebut dapat kita lihat dari Yesus Sang Guru Agung dalam pengajaran serta pelayananNya. 4


_________________________
4 John Virgil Milla, Peranan Keluarga Dalam Pengajaran PAK Terhadap Pertumbuhan Rohani. ( Jakarta. YAKI, 2012), h.32




G.      Metode Penyampaian PAK Pada Masa Kini
Beberapa metode –metode yang sudah biasa dipakai dalam pengajaran PAK pada masa kini, antara lain :
1.      Metode ceramah atau kuliah
2.      Metode bercerita
3.      Metode percakapan atau diskusi
4.      Metode lakon atau sandiwara
5.      Metode penyelidikan
6.      Metode audio-visual
7.      Metode menghafal
8.      Metode bertanya 5

H.      Pengertian Pendidikan Agama Kristen
Berikut ini diuraikan beberapa pandangan tokoh dan lembaga Gereja tentang pengertian Pendidikan Agama Kristen :
1.      Hieronimus , PAK adalah Pendidikan yang tujuannya mendidik jiwa sehingga menjadi Bait Tuhan. “Haruslah kamu sempurna sama seperti Bapamu yang di Sorga adalah sempurna “ ( Matius 5 : 48).
2.      Agustinus, PAK adalah Pendidikan yang bertujuan mengajar orang supaya “melihat Allah” dan “hidup bahagia”. Pengajaran Alkitab difokuskan pada perbuatan Allah.
_________________________
5 E. G. Homrighausen, Pendidikan Agama Kristen. ( Jakarta. BPK.Gunung Mulia, 2004), h.80-83

3.      Martin Luther, PAK adalah Pendidikan yang melibatkan warga jemaat untuk belajar teratur dan tertib agar semakin menyadari dosa mereka serta bersukacita dalam firman Yesus Kristus yang memerdekakan. Disamping itu PAK memperlengkapi mereka dengan sumber iman, khususnya yang berkaitan dengan pengalaman berdoa,firman tertulis( Alkitab) dan rupa-rupa kebudayaan dan Negara, serta mengambil  bagian dengan bertanggung jawab dalam persekutuan Kristen.
4.      John Calvin, PAK adalah pendidikan yang bertujuan mendidik semua putra-putri gereja mereka dengan terlibat dalam penelaahan Alkitab secara cerdas dengan bimbingan Roh Kudus, mengambil bagian dalam kebaktian dan memahami keesaan Gereja, diperlengkapi untuk memilih cara-cara mengejawantahkan pengabdian diri kepada Allah, Bapa dan Yesus kristus dalam pekerjaan sehari-hari serta hidup bertanggung-jawab  dibawah kedaulatan Allah demi kemuliaanNya sebagai lambing ucapan syukur mereka yang dipilih Allah.
5.      Dewan Nasional Gereja-Gereja Kristus di USA, PAK adalah proses pengajaran agar pelajar semakin berubah ditolong menafsirkan dan mempertimbangkan kehidupan sehari-hari. PAK memanfaatkan sumber pengalaman beragama yang diperoleh umat sepanjang abad,agar menghasilkan gaya hidup Kristiani. Tujuan PAK dalam hal ini adalah memampukan orang untuk menyadari kasih Allah, sebagaimana dinyatakan dalam Yesus Kristus, dan menaggapi kasih tersebut melalui 6 iman dan sarana yang akan menolong mereka bertumbuh sebagai anak Allah, hidup sesuai kehendak Allah, dan bersekutu dengan sesama.
6.      Sidang Raya Gereja Presbyterian USA, PAK adalah Pendidikan yang bertujuan mengajar jemaat untuk menjadi murid Yesus Kristus. Mereka diharapkan dapat menemukan kehendak Allah, kemudian melaksanakannya di lingkungan setempat, Nasional dan Internasional.
7.      Gereja Kongregasional, Evanggelikal, Reformed bergabung USA, PAK adalah Pendidikan yang bertujuan membawa orang kedalam persekutuan Kristen, membimbing dalam iman dan panggilan Kristen, supaya menerima pengampunan dan kekuatan bagi kehidupan baru dari Allah dengan ucapan syukur dan ketaatan serta dimampukan bertumbuh secara matang sebagai pribadi Kristen dan menjadi orang yang setia melaksanakan panggilan gereja.
8.      C.L.J.  Sherrill, PAK adalah Pendidikan yang bertujuan memperkenalkan Alkitab kepada pelajar, sehingga mereka siap menjumpai dan menjawab Allah, memperlancar komunikasi secara mendalam  antar pribadi tentang keprihatinan insan serta mempertajam kemampuan menerima fakta bahwa mereka dikuasai kekuatan dan kasih Allah yang memperbaiki, menebus dan menciptakan kembali.
9.      Campbell Wykoff, PAK adalah Pendidikan yang menyadarkan setiap orang akan Allah dan KasihNya dalam Yesus Kristus, agar mereka mengetahui diri mereka yang sebenarnya,keadaannya, bertumbuh sebagai anak Allah dalam Persekutuan Kristen, memenuhi panggilan bersama 6 sebagai murid Yesus di dunia dan tetap percaya pada pengharapan Kristen.
10.  E.G. Homrighaussen, Dalam Konferensi Kajian PAK di Sukabumi ( 1955), Homrighaussen mengemukakan bahwa tujuan PAK adalah pelajar muda,dan tua agar memasuki persekutuan yang hidup dengan, oleh, dan dalam Dia sehingga terhisap dalam persekutuan yang mengakui dan memuliakan namaNya disegala waktu dan tempat.
11.  Werner C.  Graendorf, PAK adalah proses pengajaran dan pembelajaran yang berdasarkan Alkitab,berpusat pada Kristus, dan bergantung pada kuasa Roh Kudus,yang membimbing setiap pribadi pada semua tingkat pertumbuhan, melalui pengajaran masa kini kearah pengenalan dan pengalaman rencana dan kehendak Allah  melalui Kristus  dalam setiap aspek kehidupan, dan memperlengkapi mereka bagi pelayanan yang  efektif, yang berpusat pada Kristus sang Guru Agung dan perintah yang mendewasakan para murid. 6

______________________
6  Paulus Lilik Kristianto, Prinsip dan Praktik PAK penuntun bagi Mahasiswa Teologi dan PAK,pelayan Gereja,Guru Agama dan Keluarga Kristen. ( Yogyakarta. Andi Offset, 2008), h.2 - 4






12.  Hasil Lokakarya Strategi PAK di Indonesia tahun1999, PAK adalah Usaha yang dilakukan secara terencana dan kontinu dalam rangka mengembangkan kemampuan pada siswa agar dengan pertolongan Roh Kudus dapat memahami dan menghayati kasih Allah didalam Yesus Kristus yang dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari,terhadap sesama dan lingkungannya. 7

I.     Pembelajaran  PAK  Di  Sekolah
Dasar-dasar Pembelajaran PAK yaitu : 1). Kitab Ulangan 6 : 4-9,  2). Efesus 6:4, Amsal 22 : 6,   3).  2 Timotius 3 : 16. 8
Pada dasarnya pendidikan  Agama Kristen di sekolah Formal bukanlah pekabaran Injil. Pendidikan Agama di sekolah disajikan dalam Sub Aspek “ Allah Tritunggal dan KaryaNya. Secara holistik ( keseluruhan) pengembangan kompetensi pada Pendidikan Dasar dan menengah mengacu pada dogma Allah Tritunggal dan Karya-karyaNya. Pemahaman terhadap Allah Tritunggal dan KaryaNya harus tampak dalam nilai-nilai Kristiani yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Dalam lokakarya Strategi Pendidikan Agama Kristen di Indonesia yang diselenggarakan oleh PGI dan Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI telah disepakati bahwa hal-hal bersifat dogma yang lebih spesifik dan mendalam diajarkan dalam Gereja. Dan melalui penyajian Kurikulum PAK diharapkan siswa mampu mengalami proses transformasi nilai-nilai kehidupan berdasarkan Iman Kristiani yang dipelajari dalam PAK. 8
Sedangkan pendekatan Pembelajaran PAK adalah partisipasi dialogis dengan penekanan pada belajar aktif dimana guru memfasilitasi siswa untuk melakukan berbagai bentuk aktifitas belajar yang dengan siswanya memperoleh sejumlah pengalaman belajar yang bermanfaat bagi proses perubahan hidup yang mewujud dalam praktik atau aksi kehidupan.
Pendekatan isi kurikulum PAK “ Life Center” adalah sebuah pembahasan induktif yang dimulai dari dalam diri siswa sendiri, kemudian semakin meluas ke lingkungan terdekatnya yaitu keluarga dan teman, barulah pada masyarakat dan dunia secara keseluruhan.
Proses Pembelajaran PAK yang berbasis kompetensi adalah proses pembelajaran Kristiani yang diupayakan agar siswa mengalami sendiri pembelajaran melalui aktifitas-aktifitas kreatif yang difasilitasi guru.
Hakikat pembelajaran adalah suatu system belajar yang terencana dan sistematis dengan maksud agar proses belajar seseorang atau kelompok orang dapat berlangsung sehingga terjadi perubahan, yakni meningkatnya kompetensi pembelajaran tersebut. Untuk itu seorang Guru yang merupakan ujung tombak dalam pembelajaran sudah seharusnya berusaha menciptakan sistim lingkungan yang kondusif agar kegiatan belajar dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. 8
______________________
7-8 Oditha R Hutabarat,Pedoman Untuk Guru PAK SD – SMA dalam melaksanakan kurikulum Baru. ( Jakarta. Bina Media Informasi, 2006), h.10 -35-43


BAB III
KESIMPULAN

A.      Hubungan Perjanjian Lama dalam Pembelajaran PAK di Sekolah
Berdasarkan dari uraian sejarah PL ditinjau dari bangsa,agama, dan budaya, prinsip pendidikan agama dalam PL, tempat pendidikan menurut Kitab Ulangan 6 : 4-9, Metode penyampaian Pendidikan agama dalam PL, metode penyampaian pendidikan agama dalam PB, metode penyampaian PAK pada masa kini, pengertian Pendidikan Agama Kristen serta Pembelajaran PAK di sekolah dapat kita ambil  kesimpulan bahwa hubungan PL dalam Pembelajaran PAK di sekolah antara lain    :
1.      Perjanjian Lama ( PL ) berhubungan erat dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di sekolah. Hal tersebut dapat kita lihat bahwa dasar-dasar Pembelajaran PAK  di sekolah yaitu : 1). Kitab Ulangan 6 : 4-9,  2). Efesus 6:4, Amsal 22 : 6,   3).  2 Timotius 3 : 16.
Peranan Perjanjian Lama ( PL ) sangat penting dalam membangun dan membentuk konsep  dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen ( PAK ) di sekolah, karena dari PL lah konsep dan pelaksanaan PAK di sekolah dilaksanakan.
2.      Perjanjian Lama  ( PL ) adalah dasar awal atau “ cikal bakal” bagi pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen ( PAK ) di sekolah.



B.       Manfaat PL dalam Pembelajaran PAK di Sekolah
Adapun manfaat Perjanjian Lama ( PL ) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen ( PAK ) di sekolah antara lain :
1.         Pendidikan Agama dalam Perjanjian Lama ( PL ) dapat menjadi contoh atau  sampel yang positif bagi proses maupun pelaksanaan pembelajaran PAK di sekolah pada masa kini. 
Contoh dalam hal Metode pengajarannya yaitu antara lain : metode menghafal ( Ulangan 6 :4-9 , Amsal 22:6, Mazmur 119 :11,105) Metode bercerita (Yosua 4:6-7 ,bandingkan Keluaran 12:24-27 tetap digunakan pada proses maupun pelaksanaan pembelajaran PAK di sekolah.

2.         Perjanjian Lama menjadi ispirasi positif  bagi Kurikulum PAK di sekolah sebagaimana dalam PL Ayat 7 dalam kitab Ulangan 6 dipakai sebagai PONDASI KURIKULUM Pendidikan Agama Kristn pada masa PL.

3.         Sejarah bangsa Israel dengan tekun belajar Firman Tuhan dengan rutin mengingat dan mengamalkan Ulangan 6 ayat 5  “Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu” dan kasih itu menjadi motif setiap hubungan manusia dengan Tuhan, karena disanalah terletak pikiran, emosi, dan kehendak manusia, Ayat 6 : “Apa yang Kuperintahkan kepadamu hari ini haruslah engkau perhatikan” Perintah Tuhan bukanlah untuk didengar dan ditelinga saja,tetapi juga dengan hati yang taat. Sebelum bertindak pikirkanlah lebih dahulu perintah Tuhan, maka kamu akan hidup.
Dan Ayat 7 : Haruslah engkau mengajarkan berulang-ulang kepada anakmu, membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau bangun”. Menjadi motifator  Guru dan siswa dalam proses dan pelaksanaan  pembelajaran  Pendikan Agama Kristen di sekolah.















DAFTAR PUSTAKA

1.    Putra, Kurniawan, Bobbby 2009, http:/www.sabda.org/pepak/pustaka/050836:
2.    Oeniyati,Yuliana, 2009, http:/www.sabda.org/pepak/pustaka/050836:  
3.    Milla,Vilgil,John 2012  Peranan Keluarga Dalam Pengajaran PAK Terhadap Pertumbuhan Rohani, 2012, Jakarta: YAKI
4.    Homrighausen E. G , Pendidikan Agama Kristen, 2004. Jakarta:BPK Gunung Mulia
5.    Kristianto,Lilik,Paulus, 2008, Prinsip dan Praktik PAK Penuntun bagi Mahasiswa Teologi dan PAK pelayan Gereja, Guru Agama dan keluarga Kristen.  Yogyakarta: Andi Offset,
6.    Hutabarat ,Oditha 2006, Pedoman Untuk Guru PAK SD – SMA  Dalam Melaksanakan Kurikulum Baru ,Jakarta : Bina Media Informasi.

1 komentar:

  1. Senang karena telah sukses memanfaatkan weblog berbasis blogspot.

    Yonas Muanley
    http://ymuanley.blogspot.com

    BalasHapus